Newcastle Optimistis Bisa Menyingkirkan Barcelona dari Liga Champions
2026-03-11 14:31:46 By Ziga
Optimisme tinggi diungkapkan oleh penyerang Harvey Barnes setelah pertandingan sengit antara Newcastle United dan FC Barcelona pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League musim 2025/2026. Meski laga berakhir imbang, Barnes percaya timnya masih memiliki peluang besar untuk menyingkirkan raksasa Spanyol tersebut dan melangkah ke babak perempat final.
Pertandingan yang berlangsung di St James' Park dini hari tadi berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil disiplin dan berhati-hati, membuat peluang bersih relatif jarang tercipta sepanjang pertandingan.
Newcastle akhirnya berhasil memecah kebuntuan menjelang akhir laga. Pada menit ke-87, Barnes muncul sebagai pahlawan sementara bagi The Magpies setelah sukses mencetak gol yang membuat publik tuan rumah bersorak. Gol tersebut seakan membawa Newcastle selangkah lebih dekat menuju kemenangan penting di hadapan pendukung mereka sendiri.
Namun drama terjadi di detik-detik terakhir pertandingan. Barcelona mendapatkan hadiah penalti pada masa injury time, yang kemudian dieksekusi dengan sempurna oleh Lamine Yamal. Gol tersebut memaksa pertandingan berakhir dengan skor 1-1 dan membuat harapan kemenangan Newcastle di leg pertama harus pupus.
Hasil tersebut membuat kedua tim memulai leg kedua dengan agregat yang masih sama kuat. Newcastle kini harus bertandang ke markas Barcelona pada pekan depan untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke babak delapan besar.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Barnes mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Ia menilai Newcastle sebenarnya tampil sangat solid sepanjang laga dan mampu memberikan tekanan besar kepada Barcelona.
“Kami bermain sangat baik malam ini. Hampir sepanjang pertandingan kami mampu mengontrol permainan dan tampil lebih baik dari mereka,” ujar Barnes kepada awak media.
Menurutnya, kebobolan di menit-menit akhir menjadi pukulan yang cukup menyakitkan bagi tim. Meski demikian, pemain berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa peluang Newcastle untuk lolos masih terbuka lebar.
“Kebobolan di penghujung laga tentu sangat mengecewakan. Tapi situasinya masih imbang dan kami masih memiliki satu pertandingan lagi untuk menentukan segalanya,” tambahnya.
Barnes juga menyadari bahwa leg kedua nanti tidak akan berjalan mudah. Newcastle harus menghadapi atmosfer sulit di kandang Barcelona, yang dikenal sebagai salah satu tim paling berpengalaman di kompetisi Eropa.
Meski demikian, ia yakin penampilan timnya di leg pertama menjadi bukti bahwa Newcastle mampu bersaing bahkan mengimbangi permainan Barcelona.
“Tentu saja kami yakin bisa lolos ke babak berikutnya. Ini akan menjadi tantangan besar, tetapi malam ini kami sudah menunjukkan bahwa kami mampu melawan mereka. Kami bahkan hampir memenangkan pertandingan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh pemain Newcastle akan berjuang habis-habisan pada leg kedua demi mewujudkan mimpi lolos ke perempat final Liga Champions.
“Kami percaya pada kemampuan tim ini. Agregat masih seimbang dan kami akan datang ke sana dengan keyakinan penuh untuk mencoba melangkah ke perempat final,” tutup Barnes.
Sebelum melakoni laga penentuan di Spanyol, Newcastle masih harus menghadapi ujian berat lainnya di kompetisi domestik. Pada akhir pekan ini, The Magpies dijadwalkan bertemu dengan Chelsea FC dalam lanjutan Premier League.
Pertandingan tersebut diprediksi menjadi ujian penting bagi Newcastle, sekaligus kesempatan bagi tim asuhan Eddie Howe untuk menjaga momentum sebelum kembali fokus pada duel krusial melawan Barcelona di panggung Liga Champions.
Sedang Tayang
🔥 Populer